Dalam object oriented programming kita mulai mengenal adanya class & object. Class adalah sebuah bagian dari program , yang memiliki semua atribut atribut seperti halnya yang dimiliki oleh program biasa akan tetapi class tidak bersifat “Main” atau utama, sehingga sebuah class tidak akan bisa dirun dan dieksekusi tanpa menggunakan main class, atau class utama. Pada pemrograman struktural kita menaruh kodingan kita pada main class sehingga kita langsung bisa mengkompile dan mengeksekusi program kita tersebut, dimana pada pemrograman berorientasi object sekarang ini kita akan mulai menggunakan class untuk menaruh program kita, sehingga program kita dapat digunakan kembali dan dipadukan dengan program program lain oleh orang lain.
Ketika menggunakan class, kita tidak dapat menyamakannya seperti saat kita memprogram dengan basis pemrograman struktural. Class disini hanya bersifat sebagi cetakan atau “blueprint” dari program yang kita buat, untuk dapat mengeksekusi sebuah class kita harus melakukan “instansiasi” yaitu membuat sebuah object dari class yang telah kita buat. Untuk lebih mudahnya kita ibaratkan sebuah class adalah sebuah cetakan roti dan roti adalah sebuah object dimana proses pembuatan roti disebut sebagai instansiasi. Dalam hal ini sama halnya seperti cetakan roti, sebuah class juga bisa digunakan berkali kali untuk membuat sebuah object, dimana satu object dengan yang lainnya tidaklah memiliki keterkaitan meskipun berasal dari kelas yang sama.
Analisa dan Perancangan
Berorientasi Obyek
METODE ANALISIS
Biasanya analisa sistem dimulai dengan adanya dokumen permintaan (requirement) yang diperoleh dari semua pihak yang berkepentingan. (Mis: klien, developer, pakar, dll)
Dokumen permintaan memiliki 2 fungsi:
· memformulasikan kebutuhan klien
· membuat suatu daftar tugas
Ada beberapa pendekatan yang biasa digunakan dalam menganalisa suatu sistem, yaitu:
Functional Decomposition
Data Flow Approach
Object Oriented
Functional Decomposition
Functional Decomposition = function
+ sub-functions
+ functions interfaces
Berorientasi Obyek
METODE ANALISIS
Biasanya analisa sistem dimulai dengan adanya dokumen permintaan (requirement) yang diperoleh dari semua pihak yang berkepentingan. (Mis: klien, developer, pakar, dll)
Dokumen permintaan memiliki 2 fungsi:
· memformulasikan kebutuhan klien
· membuat suatu daftar tugas
Ada beberapa pendekatan yang biasa digunakan dalam menganalisa suatu sistem, yaitu:
Functional Decomposition
Data Flow Approach
Object Oriented
Functional Decomposition
Functional Decomposition = function
+ sub-functions
+ functions interfaces
Konsep Dasar Obyek
Apa Itu Object?
A thing you can interact with (Pooley R)
A person or thing to which action, thought or feeling is directed. (Webster Dictionary)
Suatu produk materi atau substansi yang kelihatan (visible) dan dapat diukur (tangible)
Object Type adalah suatu kategori obyek
Object Type dapat berupa:
• concrete -> manusia, pensil, mobil, mesin
• intangible -> waktu, kualitas, ide, account
• Roles -> dokter, pasien, pemilik, administrator data
• judgments -> gaji tinggi, pekerjaan produktif
• relational -> pernikahan, partnership, ownership
• events -> penjualan, system crash
• displayable -> string, integer, icon, image
TEORI KLASIFIKASI
Dalam usahanya memahami dunia yang ada disekitarnya, manusia menggunakan 3 macam metode pengorganisasian dalam berpikir (Encyclopaedia Britannica, 1986):
• pembedaan suatu obyek tertentu berdasarkan atributnya
• pembagian suatu obyek dengan bagian-bagiannya
• pengelompokan obyek-obyek yang memiliki kesamaan
Apa Itu Object?
A thing you can interact with (Pooley R)
A person or thing to which action, thought or feeling is directed. (Webster Dictionary)
Suatu produk materi atau substansi yang kelihatan (visible) dan dapat diukur (tangible)
Object Type adalah suatu kategori obyek
Object Type dapat berupa:
• concrete -> manusia, pensil, mobil, mesin
• intangible -> waktu, kualitas, ide, account
• Roles -> dokter, pasien, pemilik, administrator data
• judgments -> gaji tinggi, pekerjaan produktif
• relational -> pernikahan, partnership, ownership
• events -> penjualan, system crash
• displayable -> string, integer, icon, image
TEORI KLASIFIKASI
Dalam usahanya memahami dunia yang ada disekitarnya, manusia menggunakan 3 macam metode pengorganisasian dalam berpikir (Encyclopaedia Britannica, 1986):
• pembedaan suatu obyek tertentu berdasarkan atributnya
• pembagian suatu obyek dengan bagian-bagiannya
• pengelompokan obyek-obyek yang memiliki kesamaan
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)


- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
contact