Instance dari class tabung.
Tabung merupakan turunan dari class lingkaran yang merupakan turunan dari class point.Tampilkan koordinat, jari-jari, luas dan isi silinder!
Review
class point {
private int X;
private int Y;
public point(int x, int y) { X = x; Y = y; }
public void setX(int x) { X = x; }
public void setY(int y) { Y = Y; }
public int getX() { return X; }
public int getY() { return Y; }
}
Review
class lingkaran extends point {
private double radius;
public lingkaran(int x, int y, double r) { super(x,y); setRadius(r); }
public void setRadius(double r) { radius = (r < 0.0 ? 0.0 : r); }
public double getRadius() { return radius; }
public double hitungDiameter() { return 2*radius; }
public double hitungKeliling() { return 3.14*hitungDiameter(); }
public double hitungLuas() { return 3.14*getRadius()*getRadius(); }
}
Tampilkan postingan dengan label PBO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PBO. Tampilkan semua postingan
Definisi Class
Class adalah blok-blok bangun pada program JAVA. Class mendefinisikan atribut dan perilaku obyek yang
dibuatnya. Class merupakan definisi formal suatu abstraksi. Class berlaku sebagai template untuk pembuatan obyek-obyek.
Class berisi abstraksi yang terdiri dari nama class, atribut dan service.
class Manusia {
void menyapa() {
System.out.println(“selamat pagi”);
}
}
Class Instances
Untuk dapat menggunakan kelas yang telah didefinisikan, anda harus membuat sebuah obyek dari kelas tersebut (class instance), dengan sintaks:
NamaKelas namaObyek = new NamaKelas ( [parameter] );
Contoh:
Manusia tukijan = new Manusia();
Instance Variables
Suatu obyek dapat dibedakan berdasarkan sifat (behavior) yang berbeda. Obyek juga dapat dibedakan
berdasarkan atributnya.
Mis: manusia dapat dibedakan berdasarkan pekerjaan, ras, jenis kelamin, dsb. Atribut yang membedakan suatu instance obyek manusia yang satu dengan yang lainnya disebut instance variabel.
Class adalah blok-blok bangun pada program JAVA. Class mendefinisikan atribut dan perilaku obyek yang
dibuatnya. Class merupakan definisi formal suatu abstraksi. Class berlaku sebagai template untuk pembuatan obyek-obyek.
Class berisi abstraksi yang terdiri dari nama class, atribut dan service.
class Manusia {
void menyapa() {
System.out.println(“selamat pagi”);
}
}
Class Instances
Untuk dapat menggunakan kelas yang telah didefinisikan, anda harus membuat sebuah obyek dari kelas tersebut (class instance), dengan sintaks:
NamaKelas namaObyek = new NamaKelas ( [parameter] );
Contoh:
Manusia tukijan = new Manusia();
Instance Variables
Suatu obyek dapat dibedakan berdasarkan sifat (behavior) yang berbeda. Obyek juga dapat dibedakan
berdasarkan atributnya.
Mis: manusia dapat dibedakan berdasarkan pekerjaan, ras, jenis kelamin, dsb. Atribut yang membedakan suatu instance obyek manusia yang satu dengan yang lainnya disebut instance variabel.
Structures
Merupakan ekspresi kompleksitas lingkup permasalahan yang termasuk dalam tanggung jawab sistem
Structure berguna untuk menyederhanakan kompleksitas multiple objects-&-class dan memusatkan perhatian analist
Hal-hal yang harus diperhatikan :
Apakah termasuk dalam batasan masalah?
Apakah termasuk dalam tanggung jawab sistem?
Apakah memenuhi syarat-syarat suatu obyek?
Gen-Spec
( Inheritance )
Melihat hubungan antar class dan object sebagai obyek yang bersifat umum dan bersifat spesifik
“adalah” , “adalah sejenis”
terdapat penurunan sifat / pewarisan (inheritance)
Merupakan ekspresi kompleksitas lingkup permasalahan yang termasuk dalam tanggung jawab sistem
Structure berguna untuk menyederhanakan kompleksitas multiple objects-&-class dan memusatkan perhatian analist
Hal-hal yang harus diperhatikan :
Apakah termasuk dalam batasan masalah?
Apakah termasuk dalam tanggung jawab sistem?
Apakah memenuhi syarat-syarat suatu obyek?
Gen-Spec
( Inheritance )
Melihat hubungan antar class dan object sebagai obyek yang bersifat umum dan bersifat spesifik
“adalah” , “adalah sejenis”
terdapat penurunan sifat / pewarisan (inheritance)
Notasi
My First Java
// contoh program sederhana
public class salam
{
public static void main(String[] args)
{
System.out.println(“Selamat datang di JAVA programming”);
}
}
Aturan Dasar
· Aturan Dasar dari penggunaan sintaks bahasa JAVA
· AVA bersifat case-sensitive
· Secara umum JAVA mengabaikan spasi kosong (karakter yang tidak muncul pada layar, mis kosong, tab, baris baru)
· Brace { } adalah simbol pengelompokkan dalam JAVA yang menandai awal dan akhir bagian suatu program.
· Setiap pernyataan JAVA diakhiri dengan simbol ;
· Simbol // membuat sebuah baris komentar
Simbol /* …*/ membatasi bagian awal dan akhir suatu komentar
· JAVA memiliki beberapa kata yang dicadangkan dan tidak bisa digunakan dalam ekspresi biasa.
Kata-kata tersebut disebut keyword.
· Kelas pertama dalam sebuah program JAVA (disebut kelas pengendali) harus memiliki nama yang sama dengan file di mana ia disimpan.
// contoh program sederhana
public class salam
{
public static void main(String[] args)
{
System.out.println(“Selamat datang di JAVA programming”);
}
}
Aturan Dasar
· Aturan Dasar dari penggunaan sintaks bahasa JAVA
· AVA bersifat case-sensitive
· Secara umum JAVA mengabaikan spasi kosong (karakter yang tidak muncul pada layar, mis kosong, tab, baris baru)
· Brace { } adalah simbol pengelompokkan dalam JAVA yang menandai awal dan akhir bagian suatu program.
· Setiap pernyataan JAVA diakhiri dengan simbol ;
· Simbol // membuat sebuah baris komentar
Simbol /* …*/ membatasi bagian awal dan akhir suatu komentar
· JAVA memiliki beberapa kata yang dicadangkan dan tidak bisa digunakan dalam ekspresi biasa.
Kata-kata tersebut disebut keyword.
· Kelas pertama dalam sebuah program JAVA (disebut kelas pengendali) harus memiliki nama yang sama dengan file di mana ia disimpan.
TERMINOLOGI
· Sifat, karakteristik, kualitas, yang menjelaskan suatu benda.
· Dalam OOA (Object Oriented Analysis), attribute adalah data mengenai keadaan/kondisi suatu
obyek (state information), dimana setiap obyek memiliki nilainya sendiri-sendiri.
· Attribute menjelaskan nilai-nilai yang tersimpan dalam suatu obyek.
· Sifat attribute lebih mudah berubah dibandingkan dengan problem domain.
NOTASI
Attribute
HOW
· identifikasi attribute
· perhatikan letak attribute
· identifikasi instance connection
· cek kasus-kasus khusus
· menentukan/menetapkan attribute
· Sifat, karakteristik, kualitas, yang menjelaskan suatu benda.
· Dalam OOA (Object Oriented Analysis), attribute adalah data mengenai keadaan/kondisi suatu
obyek (state information), dimana setiap obyek memiliki nilainya sendiri-sendiri.
· Attribute menjelaskan nilai-nilai yang tersimpan dalam suatu obyek.
· Sifat attribute lebih mudah berubah dibandingkan dengan problem domain.
NOTASI
Attribute
HOW
· identifikasi attribute
· perhatikan letak attribute
· identifikasi instance connection
· cek kasus-kasus khusus
· menentukan/menetapkan attribute
Dalam object oriented programming kita mulai mengenal adanya class & object. Class adalah sebuah bagian dari program , yang memiliki semua atribut atribut seperti halnya yang dimiliki oleh program biasa akan tetapi class tidak bersifat “Main” atau utama, sehingga sebuah class tidak akan bisa dirun dan dieksekusi tanpa menggunakan main class, atau class utama. Pada pemrograman struktural kita menaruh kodingan kita pada main class sehingga kita langsung bisa mengkompile dan mengeksekusi program kita tersebut, dimana pada pemrograman berorientasi object sekarang ini kita akan mulai menggunakan class untuk menaruh program kita, sehingga program kita dapat digunakan kembali dan dipadukan dengan program program lain oleh orang lain.
Ketika menggunakan class, kita tidak dapat menyamakannya seperti saat kita memprogram dengan basis pemrograman struktural. Class disini hanya bersifat sebagi cetakan atau “blueprint” dari program yang kita buat, untuk dapat mengeksekusi sebuah class kita harus melakukan “instansiasi” yaitu membuat sebuah object dari class yang telah kita buat. Untuk lebih mudahnya kita ibaratkan sebuah class adalah sebuah cetakan roti dan roti adalah sebuah object dimana proses pembuatan roti disebut sebagai instansiasi. Dalam hal ini sama halnya seperti cetakan roti, sebuah class juga bisa digunakan berkali kali untuk membuat sebuah object, dimana satu object dengan yang lainnya tidaklah memiliki keterkaitan meskipun berasal dari kelas yang sama.
Ketika menggunakan class, kita tidak dapat menyamakannya seperti saat kita memprogram dengan basis pemrograman struktural. Class disini hanya bersifat sebagi cetakan atau “blueprint” dari program yang kita buat, untuk dapat mengeksekusi sebuah class kita harus melakukan “instansiasi” yaitu membuat sebuah object dari class yang telah kita buat. Untuk lebih mudahnya kita ibaratkan sebuah class adalah sebuah cetakan roti dan roti adalah sebuah object dimana proses pembuatan roti disebut sebagai instansiasi. Dalam hal ini sama halnya seperti cetakan roti, sebuah class juga bisa digunakan berkali kali untuk membuat sebuah object, dimana satu object dengan yang lainnya tidaklah memiliki keterkaitan meskipun berasal dari kelas yang sama.
Analisa dan Perancangan
Berorientasi Obyek
METODE ANALISIS
Biasanya analisa sistem dimulai dengan adanya dokumen permintaan (requirement) yang diperoleh dari semua pihak yang berkepentingan. (Mis: klien, developer, pakar, dll)
Dokumen permintaan memiliki 2 fungsi:
· memformulasikan kebutuhan klien
· membuat suatu daftar tugas
Ada beberapa pendekatan yang biasa digunakan dalam menganalisa suatu sistem, yaitu:
Functional Decomposition
Data Flow Approach
Object Oriented
Functional Decomposition
Functional Decomposition = function
+ sub-functions
+ functions interfaces
Berorientasi Obyek
METODE ANALISIS
Biasanya analisa sistem dimulai dengan adanya dokumen permintaan (requirement) yang diperoleh dari semua pihak yang berkepentingan. (Mis: klien, developer, pakar, dll)
Dokumen permintaan memiliki 2 fungsi:
· memformulasikan kebutuhan klien
· membuat suatu daftar tugas
Ada beberapa pendekatan yang biasa digunakan dalam menganalisa suatu sistem, yaitu:
Functional Decomposition
Data Flow Approach
Object Oriented
Functional Decomposition
Functional Decomposition = function
+ sub-functions
+ functions interfaces
Konsep Dasar Obyek
Apa Itu Object?
A thing you can interact with (Pooley R)
A person or thing to which action, thought or feeling is directed. (Webster Dictionary)
Suatu produk materi atau substansi yang kelihatan (visible) dan dapat diukur (tangible)
Object Type adalah suatu kategori obyek
Object Type dapat berupa:
• concrete -> manusia, pensil, mobil, mesin
• intangible -> waktu, kualitas, ide, account
• Roles -> dokter, pasien, pemilik, administrator data
• judgments -> gaji tinggi, pekerjaan produktif
• relational -> pernikahan, partnership, ownership
• events -> penjualan, system crash
• displayable -> string, integer, icon, image
TEORI KLASIFIKASI
Dalam usahanya memahami dunia yang ada disekitarnya, manusia menggunakan 3 macam metode pengorganisasian dalam berpikir (Encyclopaedia Britannica, 1986):
• pembedaan suatu obyek tertentu berdasarkan atributnya
• pembagian suatu obyek dengan bagian-bagiannya
• pengelompokan obyek-obyek yang memiliki kesamaan
Apa Itu Object?
A thing you can interact with (Pooley R)
A person or thing to which action, thought or feeling is directed. (Webster Dictionary)
Suatu produk materi atau substansi yang kelihatan (visible) dan dapat diukur (tangible)
Object Type adalah suatu kategori obyek
Object Type dapat berupa:
• concrete -> manusia, pensil, mobil, mesin
• intangible -> waktu, kualitas, ide, account
• Roles -> dokter, pasien, pemilik, administrator data
• judgments -> gaji tinggi, pekerjaan produktif
• relational -> pernikahan, partnership, ownership
• events -> penjualan, system crash
• displayable -> string, integer, icon, image
TEORI KLASIFIKASI
Dalam usahanya memahami dunia yang ada disekitarnya, manusia menggunakan 3 macam metode pengorganisasian dalam berpikir (Encyclopaedia Britannica, 1986):
• pembedaan suatu obyek tertentu berdasarkan atributnya
• pembagian suatu obyek dengan bagian-bagiannya
• pengelompokan obyek-obyek yang memiliki kesamaan
Apa itu Metode Berorientasi Objek ?
Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.
Apa itu Objek ?
Membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit dalam sebuah program komputer. Objek merupakan dasar dari modularitas dan struktur dalam sebuah program komputer berorientasi objek.
Apa itu Kelas ?
Kumpulan atas definisi data dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebagai contoh 'class of dog' adalah suatu unit yang terdiri atas definisi-definisi data dan fungsi-fungsi yang menunjuk pada berbagai macam perilaku/turunan dari anjing. Sebuah class adalah dasar dari modularitas dan struktur dalam pemrograman berorientasi object. Sebuah class secara tipikal sebaiknya dapat dikenali oleh seorang non-programmer sekalipun terkait dengan domain permasalahan yang ada, dan kode yang terdapat dalam sebuah class sebaiknya (relatif) bersifat mandiri dan independen (sebagaimana kode tersebut digunakan jika tidak menggunakan OOP). Dengan modularitas, struktur dari sebuah program akan terkait dengan aspek-aspek dalam masalah yang akan diselesaikan melalui program tersebut. Cara seperti ini akan menyederhanakan pemetaan dari masalah ke sebuah program ataupun sebaliknya.
Langganan:
Postingan (Atom)




.jpg)


- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
contact